Tuesday, September 9, 2014

Materi: Drama Tentang salah satu manfaat Al-Quran



Siang ini Nanda menangis sendirian dimejanya, ia sedang merasa sangat sedih karena gagal dalam pemilihan host di salah satu radio ternama di Bandung. Fatimah dan Ikhlasul yang melihat Nanda menangis, segera mendatanginya dan menanyakan apa yang sudah terjadi, akhirnya Nanda pun menceritakan kesedihannya itu kepada mereka. Setelah mendengar cerita Nanda, Fatimah memberi Nanda saran untuk membaca al-quran agar hatinya tenang dan ikhlas menerima semuanya.

Sesampainya dirumah Nanda segera mengambil wudhu dan membaca al-quran, dan ternyata benar, setelah itu perasaannya menjadi tenang, dan ia pun sudah mengikhlaskan kegagalannya dalam pemilihan host radio tersebut.

















Materi: Nasyid tentang Al-Quran

Mari kita menghafal ayat Al-Quran
                Wahai para sobat mari sama-sama
                Kita menghafal Al-Quran
                Karena nanti kelak Dia akan bantu
                Membantu urusan dunia akhirat
                Al-Quran pun juga akan membantu
                Membantu ayah dan ibu
                Jangan kau tersesat dengan kehidupan
                Kehidupan dunia yang fana
                Mari belajar Al-Quran ~~
                Al-Quran akan menjadi teman kita di akhirat
                Dan penghafalnya pun juga kan bahagia
                Penghafalnya kan berjalan menuju pintu akhirat
                Sambil membaca..baca ayat Al-Quran
                Mari kita menghafal ayat Al-Quran
                Lihatlah Al-Quran sebagai pedoman
                Untuk kehidupan di dunia
                Karna makna dan isinya sangat luar biasa
                Memudahkan perjalanan hidup
                Mari menghafal Al-Quran~~
                Para penghafal Quran Insyallah tidak akan
                Tersesat dalam perjalanan dunia
                Karena mereka slalu dituntun ayat Al-Quran
                Mereka juga dijaga malaikat

                Mari menghafal Al-Quran~~

Kitab-Kitab Allah

Kitab-Kitab Allah
Iman kepada kitab Allah Swt. artinya meyakini sepenuh hati bahwa Allah Swt. telah menurunkan kitab kepada nabi dan rasul yang berisi wahyu untuk disampaikan kepada seluruh umat manusia
Ada 4 kitab Allah Swt. yang diturunkan kepada nabi-Nya :
·         Taurat      :Nabi Musa as.
·         kata taurat berasal dari bahasa ibrani. kitab suci yang diwahyukan Allah Swt. Kepada Nabi Musa as. Untuk menjadi petunjuk dan bimbingan baginya dan bagi Bani Israil.

·        Zabur       :Nabi Daud as.

Kitab zabur (bentuk jamaknya zubur) berasal dari zabara-yazburu-zabr yang berarti menulis. Makna aslinya adalah kitab yang tertulis. Zabur dalam bahasa arab dikenal dengan sebutan mazmur (jamaknya mazamir), dan dalam bahasa ibrani disebut mizmar, yaitu nyanyian rohani yang dianggap suci. Sebagian ulama menyebutnya mazmur, yaitu salah satu kitab suci yang diturunkan sebelum al-quran ( selain taurat dan injil)

·         Injil            : Nabi Isa as.
·         Kitab injil diwahyukan oleh Allah SWT kepada nabi Isa a.s. Kitab injil yang asli memuat keterangan-keterangan yang benar dan nyata, yaitu perintah-perintah Allah SWT agar manusia mengesakanNya.

·         Al-qur’an : Nabi Muhammad Saw.

Al-Qur’an diturunkan Allah Swt. Kepada Nabi Muhammad saw. Melalui Malaikat Jibril. Waktu turun al-Qur’an selama kurang lebih 23 tahun atau tepatnya 22 tahun 2 bulan 22 hari. Terdiri atas 30 juz, 114 surat, 6.236 ayat, 74.437 kalimat, dan 325.345 huruf

Nama-nama lain dari Al-Qur’an:
ž  = Al Huda: petunjuk seluruh umat manusia
ž  = Al-Furqan: Pembeda
ž  -  Asy-Syifa: Obat penenang hati
ž  -  Az-Zikr: Peringatan adanya ancaman dan balasan

ž  = Al-Kitab: Firman Allah SWT yang dibukukan. 

Friday, September 5, 2014

Pengertian Taat

šTaat secara bahasa artinya senantiasa tunduk dan patuh. Secara istilah taat adalah tunduk dan patuh, baik terhadap perintah Allah Swt, Rasul-Nya, maupun ulil amri (pemimpin).
šFirman Allah Swt :
šيَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الأمْرِ مِنْكُمْ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلا (٥٩)
š

šArtinya : “Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, Maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.”
(QS An Nisa:59)

Kepada siapa saja kita harus taat?

šTaat kepada Allah Swt berarti bahwa setiap mukmin harus melaksanakan segala perintah-Nya sebagaimana yang terdapat didalam Al-quran dan menjauhi larangan-Nya. Karena apapun yang diperintahkan Allah Swt itu mengandung maslahat (kebaikan) dan apa yang dilarang oleh-Nya mengandung mudarat (keburukan).
šFirman Allah Swt.
šقُلْ أَطِيعُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنَّ اللَّهَ لا يُحِبُّ الْكَافِرِينَ (٣٢)
šArtinya : Katakanlah: "Ta'atilah Allah dan Rasul-Nya; jika kamu berpaling, Maka Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir". (QS Ali Imran:32)

Taat kepada Rasul

šTaat kepada Rasul-Nya berarti setiap mukmin harus melaksanakan ajaran-ajaran yang terdapat dalam hadist Nabi Muhammad Saw. Sebagai rasul Allah Swt, beliau mempunyai tugas menyampaikan amanah kepada umat-Nya. Oleh karena itu, bagi setiap muslim yang taat kepada Allah Swt juga harus taat kepada Rasul-Nya (Nabi Muhammad  saw)
šFirman Allah Swt :
šوَأَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ فَإِنْ تَوَلَّيْتُمْ فَإِنَّمَا عَلَى رَسُولِنَا الْبَلاغُ الْمُبِينُ (١٢)
šArtinya : “Dan taatlah kepada Allah dan taatlah kepada Rasul-Nya, jika kamu berpaling Sesungguhnya kewajiban Rasul kami hanyalah menyampaikan (amanat Allah) dengan terang.” (QS At Tagabun:12)
 Taat kepada Ulil Amri (Pemimpin)
š
šTaat kepada ulil amri berarti setiap mukmin harus taat kepada peraturan-peraturan pemimpinnya selama tidak menyimpang dari ajaran islam . Bahkan tidak hanya terhadap pemimpin, tetapi juga orang-orang mempunyai yang kuasa atau kedudukan lebih tinggi, seperti anak kepada orang tua, murid kepada guru, istri kepada suami, dan masyarakat kepada pemimpin setempat.
šعن ابي عمر رضي الله عنه عن النبي صل الله عليه و سلم قا ل على المرء المسلم السمع والطاعة فيما احب وكره الا ان يوءمر بمعصية فلا سمع ولا طاعة   (رواه مسلم)
šArtinya : “Dari Ibnu Umar r.a dari Nabi Muhammad SAW bersabda, Wajib bagi seorang muslim mendengarkan dan taat sesuai dengan yang ia sukai dan apabila diperintah untuk menjalankan maksiat jangan dengarkan dan jangan taati.”(HR Muslim)

Ulil Amri yang wajib ditaati 
Amanah
Bijaksana
š-Jujur
š-Bertanggung Jawab
š-Melakukan semua tugas karena Allah
Ber Aqidah Islam
š

Ulil Amri yang Haram untuk DItaati
--Pendusta
Tidak Amanah
š-Tidak Bertanggung Jawab atas Tindakannya
š-Melakukan tugas hanya untuk kesenangan dunia
š-Rasulullah SAW bersabda: Tidak boleh ada ketaatan kepada makhluk dalam hal maksiat kepada Allah (HR Ahmad dari Ali ra).  

Manfaat Taat kepada Allah


šKETAATAN SEORANG HAMBA KEPADA ALLAH S.W.T AKAN MENJADIKAN DIRINYA , SELALU DITEMANI OLEH PARA MALAIKAT DAN SETAN AKAN MENJAUH DARINYA.
PARA MALAIKAT TIDAK AKAN BERSAMA ORANG2 YANG BERBUAT MAKSIAT KECUALI TERHADAP ORANG2 YG SELALU BERTAQWA, MENYERU AMAL MAKRUF NAHI MUNGKAR, DAN SEORANG YANG SELALU MENJAGA KESUCIAN JIWA DAN KEBERSIHAN HATI. ADA SEBUAH UNGKAPAN:
"KEBAIKAN AKAN MENUNAI KEBAIKAN, SELAMA KEBAIKAN ITU IA LAKUKAN AKAN SELAMANYA KEBAIKAN ITU MENEMANINYA."
JIKA ENGKAU MELIHAT SESEORANG MELAKUKAN KEBAIKAN MAKA KEBAIKAN YANG IA LAKUKAN AKAN BERDAMPAK BAGI DIRINYA DAN ORANG LAIN . KHALID AL-ASHRY MENGATAKAN ,"BERUPAYALAH UNTUK SELALU BERADA DEKAT DENGAN PARA MALAIKAT DAN JAHUILAH ANGAN-ANGAN SETAN KARENA DENGAN KETAATAN KEPADA ALLAH S.W.T PARA MALAIKAT AKAN MENJADI SAKSI SEMUA AMAL BAIKMU DI HADAPAN ALLAH S.W.T KETIKA ENGKAU DALAM PENGHISABAN DI AKHIRAT NANTI.