Taat
secara
bahasa
artinya
senantiasa
tunduk
dan
patuh.
Secara
istilah
taat
adalah
tunduk
dan
patuh,
baik
terhadap
perintah
Allah Swt,
Rasul-Nya,
maupun
ulil
amri
(pemimpin).
Firman
Allah Swt
:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا
اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الأمْرِ مِنْكُمْ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ
فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ
بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلا (٥٩)
Artinya
: “Hai
orang-orang yang beriman,
taatilah
Allah dan
taatilah
Rasul
(nya),
dan
ulil
amri
di antara
kamu.
Kemudian
jika
kamu
berlainan
pendapat
tentang
sesuatu,
Maka
kembalikanlah
ia
kepada
Allah (Al Quran) dan
Rasul
(sunnahnya),
jika
kamu
benar-benar
beriman
kepada
Allah dan
hari
kemudian.
yang demikian
itu
lebih
utama
(bagimu)
dan
lebih
baik
akibatnya.”
(QS
An Nisa:59)
Kepada siapa saja kita harus taat?
Taat
kepada
Allah Swt
berarti
bahwa
setiap
mukmin
harus
melaksanakan
segala
perintah-Nya
sebagaimana
yang terdapat
didalam
Al-quran
dan
menjauhi
larangan-Nya.
Karena
apapun
yang diperintahkan
Allah Swt
itu
mengandung
maslahat
(kebaikan)
dan
apa
yang dilarang
oleh-Nya
mengandung
mudarat
(keburukan).
Firman
Allah Swt.
قُلْ أَطِيعُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ
فَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنَّ اللَّهَ لا يُحِبُّ الْكَافِرِينَ (٣٢)
Artinya
: Katakanlah:
"Ta'atilah
Allah dan
Rasul-Nya;
jika
kamu
berpaling,
Maka
Sesungguhnya
Allah tidak
menyukai
orang-orang kafir".
(QS Ali Imran:32)
Taat kepada Rasul
Taat
kepada
Rasul-Nya
berarti
setiap
mukmin
harus
melaksanakan
ajaran-ajaran
yang terdapat
dalam
hadist
Nabi
Muhammad Saw. Sebagai
rasul
Allah Swt,
beliau
mempunyai
tugas
menyampaikan
amanah
kepada
umat-Nya.
Oleh
karena
itu,
bagi
setiap
muslim
yang taat
kepada
Allah Swt
juga
harus
taat
kepada
Rasul-Nya
(Nabi
Muhammad saw)
Firman
Allah Swt
:
وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا
الرَّسُولَ فَإِنْ تَوَلَّيْتُمْ فَإِنَّمَا عَلَى رَسُولِنَا الْبَلاغُ
الْمُبِينُ (١٢)
Artinya
: “Dan taatlah
kepada
Allah dan
taatlah
kepada
Rasul-Nya,
jika
kamu
berpaling
Sesungguhnya
kewajiban
Rasul
kami hanyalah
menyampaikan
(amanat
Allah) dengan
terang.”
(QS At Tagabun:12)
Taat
kepada Ulil Amri (Pemimpin)
Taat
kepada
ulil
amri
berarti
setiap
mukmin
harus
taat
kepada
peraturan-peraturan
pemimpinnya
selama
tidak
menyimpang
dari
ajaran
islam
. Bahkan
tidak
hanya
terhadap
pemimpin,
tetapi
juga
orang-orang mempunyai
yang kuasa
atau
kedudukan
lebih
tinggi,
seperti
anak
kepada
orang tua,
murid
kepada
guru, istri
kepada
suami,
dan
masyarakat
kepada
pemimpin
setempat.
عن ابي عمر رضي الله عنه عن النبي صل الله
عليه و سلم قا ل على المرء المسلم السمع والطاعة فيما احب وكره الا ان يوءمر
بمعصية فلا سمع ولا طاعة (رواه مسلم)
Artinya
: “Dari Ibnu
Umar r.a
dari
Nabi
Muhammad SAW bersabda,
Wajib
bagi
seorang
muslim
mendengarkan
dan
taat
sesuai
dengan
yang ia
sukai
dan
apabila
diperintah
untuk
menjalankan
maksiat
jangan
dengarkan
dan
jangan
taati.”(HR
Muslim)
Ulil Amri yang wajib ditaati
-Amanah
-Bijaksana
-Jujur
-Bertanggung
Jawab
-Melakukan
semua
tugas
karena
Allah
-Ber
Aqidah
Islam
Ulil Amri yang Haram untuk DItaati
--Pendusta
-Tidak
Amanah
-Tidak
Bertanggung
Jawab
atas
Tindakannya
-Melakukan
tugas
hanya
untuk
kesenangan
dunia
-Rasulullah
SAW
bersabda:
Tidak
boleh
ada
ketaatan
kepada
makhluk
dalam
hal
maksiat
kepada
Allah (HR Ahmad dari
Ali ra).
Manfaat Taat kepada Allah
KETAATAN
SEORANG HAMBA KEPADA ALLAH S.W.T AKAN MENJADIKAN DIRINYA , SELALU DITEMANI OLEH
PARA MALAIKAT DAN SETAN AKAN MENJAUH DARINYA.
PARA MALAIKAT TIDAK AKAN BERSAMA ORANG2 YANG BERBUAT MAKSIAT KECUALI TERHADAP ORANG2 YG SELALU BERTAQWA, MENYERU AMAL MAKRUF NAHI MUNGKAR, DAN SEORANG YANG SELALU MENJAGA KESUCIAN JIWA DAN KEBERSIHAN HATI. ADA SEBUAH UNGKAPAN:
"KEBAIKAN AKAN MENUNAI KEBAIKAN, SELAMA KEBAIKAN ITU IA LAKUKAN AKAN SELAMANYA KEBAIKAN ITU MENEMANINYA."
JIKA ENGKAU MELIHAT SESEORANG MELAKUKAN KEBAIKAN MAKA KEBAIKAN YANG IA LAKUKAN AKAN BERDAMPAK BAGI DIRINYA DAN ORANG LAIN . KHALID AL-ASHRY MENGATAKAN ,"BERUPAYALAH UNTUK SELALU BERADA DEKAT DENGAN PARA MALAIKAT DAN JAHUILAH ANGAN-ANGAN SETAN KARENA DENGAN KETAATAN KEPADA ALLAH S.W.T PARA MALAIKAT AKAN MENJADI SAKSI SEMUA AMAL BAIKMU DI HADAPAN ALLAH S.W.T KETIKA ENGKAU DALAM PENGHISABAN DI AKHIRAT NANTI.
PARA MALAIKAT TIDAK AKAN BERSAMA ORANG2 YANG BERBUAT MAKSIAT KECUALI TERHADAP ORANG2 YG SELALU BERTAQWA, MENYERU AMAL MAKRUF NAHI MUNGKAR, DAN SEORANG YANG SELALU MENJAGA KESUCIAN JIWA DAN KEBERSIHAN HATI. ADA SEBUAH UNGKAPAN:
"KEBAIKAN AKAN MENUNAI KEBAIKAN, SELAMA KEBAIKAN ITU IA LAKUKAN AKAN SELAMANYA KEBAIKAN ITU MENEMANINYA."
JIKA ENGKAU MELIHAT SESEORANG MELAKUKAN KEBAIKAN MAKA KEBAIKAN YANG IA LAKUKAN AKAN BERDAMPAK BAGI DIRINYA DAN ORANG LAIN . KHALID AL-ASHRY MENGATAKAN ,"BERUPAYALAH UNTUK SELALU BERADA DEKAT DENGAN PARA MALAIKAT DAN JAHUILAH ANGAN-ANGAN SETAN KARENA DENGAN KETAATAN KEPADA ALLAH S.W.T PARA MALAIKAT AKAN MENJADI SAKSI SEMUA AMAL BAIKMU DI HADAPAN ALLAH S.W.T KETIKA ENGKAU DALAM PENGHISABAN DI AKHIRAT NANTI.


0 comments:
Post a Comment